Adsense Link 728 X 15;

Novi Wulandari, Anak PRT Peraih UN Tertinggi Kedua Nasional

Posted by Imam Akhmad Senin, 28 Mei 2012 0 komentar
Novi Wulandari siswi SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur berhasil meraih peringkat 2 nasional dan peringkat 1 se-Jatim. Siswi jurusan IPA ini meraih nilai ujian nasional (NUN) 58,50 dengan nilai rata-rata 9,19.
Terpilihnya Novi memang sudah ditebak. Novi dikenal pendiam oleh teman-temannya itu sudah menunjukkan keenceran otaknya. Di kelas 1 dan 2, dia selalau meraih rangking pertama di kelasnya. “Anak saya memang rajin dan selalu meraih rangking pertama di kelasnya,” kata Rapi Setiawati ibunda Novi Wulandari, Jumat (25/05/2012).
Novi Wulandari, Anak PRT Peraih UN Tertinggi Kedua Nasional
Novi Wulandari
Namun prestasi rapornya sempat turun di kelas 3 menjadi rangking ke-5. Saat ditanya penyebab turunnya prestasi di kelasnya itu, dengan berkaca-kaca, warga Perumnas Made Jalan Maderejo Gang 3 No 10 merasa terbebani dengan masa depannya setelah lulus nanti.

Anak kedua dari pasangan Rapi Setiawati dan Mohammad Mustakim berasal dari keluarga tidak mampu. Ibu kandung Rapi Setiawati hanya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga yang hanya mendapatkan upah Rp. 500.000 per bulan. Sedangkan ayahnya Mohammad Mustakim berprofesi sebagai karyawan toko sepatu dan sandal di Pasar Lamongan yang hanya mendapat upah Rp. 750.000 per bulan. Selama ini biaya pendidikan Novi lebih banyak disokong beasiswa.

Dia berharap, jika dalam UN dia bisa berprestasi tingkat nasional,  ini bisa mendapat secercah harapan.

“Sejak awal sebelum pelaksanaan UN, saya memang berkeinginan harus bisa berprestasi nasional, selain untuk membanggakan orang tua, saya juga mendengar akan ada bantuan untuk siswa yang berprestasi nasional,” kata Novi sembari menambahkan jika saat UN ayahnya terbaring sakit.
“Saya sendiri tidak pernah punya firasat akan meraih prestasi ini,” kata dia.
Novi menuturkan, tidak mengikuti bimbingan belajar dan tidak punya metode khusus dalam belajar. Bahkan dia belajar jika hanya sedang mood saja. Namun dia lebih sering belajar sekitar jam 01.00 WIB dini hari selepas Salat Malam dan baru selesai belajar menjelang Salat Shubuh.

Sementara itu, dara kelahiran 18 Oktober 1993 ini menuturkan, kendati meraih NUN tertinggi tingkat nasional dan Jatim. Dirinya, merasa terbebani dengan masa depannya setelah lulus nanti. Sebab, takut tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena keluarganya tidak mampu.
Novi Wulandari, Anak PRT Peraih UN Tertinggi Kedua Nasional
Novi Wulandari bersama ibunda Rapi Setiawati
“Saya ragu tidak bisa melanjutkan ke Universitas Gajah Mada jalur undangan sebab kondisi keluarga saya tidak mampu. Apalagi ayah sedang sakit,” tuturnya.

Siswi yang berkeinginan bisa diterima di UGM mengaku menyukai mata pelajaran fisika. Sehingga dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan, dia memilih jurusan Geofisika dan Statistika di UGM. Namun jika tak lolos jalur undangan, dia akan menempuh jalur regular di ITS jurusan Fisika.

Novi juga sudah lolos seleksi tahap pertama Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Ia masih harus menjalani proses seleksi tahap 2 dan tahap 3. “Kalau ayah ibu sih berharap bisa masuk STIS karena ikatan dinas dan tidak perlu memikirkan biaya,” tutur Novi.

Bojan FC Jawara Futsal LDII Magetan Cup 2011 - 2012

Posted by Imam Akhmad Senin, 30 April 2012 0 komentar

Bojan FC (PC LDII Barat) berhasil menuntaskan ambisinya untuk menjadi jawara dalam turnamen Futsal LDII Magetan Cup 2011 - 2012. Raihan 24 poin memantapkan Bojan FC sebagai capolista (pemuncak klasemen). Poin absolut tersebut diperoleh setelah menang 8 kali dan 1 kali kalah dari 9 kali bertanding.


Bojan FC sendiri unggul 3 poin dari rival utamanya Perkasa FC (PC Bendo) diperingkat ke dua. Sedangkan peringkat ke tiga diduduki oleh Maleo FC (PC Kartoharjo).




[caption id="attachment_1125" align="aligncenter" width="300" caption="Bojan FC Jawara Futsal LDII Magetan Cup 2011 - 2012"]Bojan FC Jawara Futsal LDII Magetan Cup 2011 - 2012[/caption]

"Alhamdulillah kami berhasil menyabet gelar ini untuk yang pertama kalinya", ucap Agus Salim selaku kapten tim Bojan FC. Pada musim sebelumnya Bojan FC sendiri harus puas sebagai runner-up setelah dipaksa tunduk oleh FC Batra dengan skor 5 - 4 pada partai puncak. Sedangkan pada musim ini sang  juara bertahan sendiri harus puas duduk di peringkat 6 klasemen.


Untuk Top skor diraih oleh Fajar (Perkasa FC) dengan torehan 27 gol unggul 5 gol dari  top skor musim lalu Alex (Bojan FC).


Turnamen ini sendiri sudah memasuki musim ke dua. Diikuti oleh beberapa tim perwakilan dari tiap - tiap PC LDII se Kabupaten Magetan. Bertempat di GOR Angkasa TNI AU Maospati, turnamen ini berdurasi sekitar 4 bulan. Antusias luar biasa baik dari pemain maupun suporter di sepanjang pertandingan.


Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bibit pemain sekaligus mengasah kemampuan pemain dalam hal sepak bola khususnya futsal.

9 Tips Menjaga Anak-anak Tetap Aman di Dunia Maya

Posted by Imam Akhmad 0 komentar
[caption id="attachment_1121" align="aligncenter" width="300" caption="Tips Menjaga Anak-anak Tetap Aman di Dunia Maya"]9 Tips Menjaga Anak-anak Tetap Aman di Dunia Maya[/caption]

Sebuah kewajiban bagi orang tua untuk menjaga anak-anak dari bahaya yang mengintai baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sejumlah kiat di bawah ini ditujukan bagi pihak orang tua untuk menjaga si buah hati tetap jauh dari dampak buruk internet.

1. Masuklah ke dunia online mereka
Keterlibatan orang tua di kehidupan online anak-anak sangat penting apalagi mengingat anak-anak kini akrab dengan internet. Selayaknya Anda mengenal lingkup gerak mereka, pastikan juga Anda mengenal ‘taman bermain’ mereka yang lain. Pastikan mereka berselancar di dunia maya dengan aman.

2. Buatlah Aturan
Kebebasan yang tak ada batasnya dalam kegiatan online akan membawa dampak buruk bagi anak-anak. Akan lebih baik jika Anda membuat aturan mengenai lamanya waktu online dan situs-situs apa saja yang boleh atau tidak boleh mereka kunjungi. Anda bisa membicarakannya dulu dengan mereka, termasuk membicarakan mengenai konsekuensi jika mereka melanggar aturan tersebut. Pasang aturan itu di dekat komputer agar mereka selalu ingat.

3. Ajarkan Mereka Untuk Melindungi Privasi
Anak-anak tidak sepenuhnya sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi-informasi pribadi. Nah, tugas Anda-lah untuk membuat anak-anak tahu mengenai sejumlah tindakan seperti:




  •     Jangan pernah memberikan nama, nomer telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa ijin Anda.

  •     Jangan pernah membuka email dari orang yang tidak dikenal.

  •     Jangan merespon pesan yang mengganggu.

  •     Jangan bertemu dengan orang yang dikenal melalui internet.



4. Jangan Abaikan Lokasi
Alih-alih membiarkan anak Anda memakai komputer di kamar pribadi, tempatkanlah komputer di tempat umum. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memonitor penggunaannya.

5. Jadilah Sahabatnya
Anjurkan anak Anda untuk memberitahu Anda jika mereka menjumpai hal-hal yang membuatnya tak nyaman. Yakinkan dia bahwa Anda tidak akan berlebihan, menyalahkannya atau melarangnya berinternet ria.

6. Bekerjasama dengan ISP
Jika memungkinkan, bekerjasamalah dengan penyedia layanan internet (ISP) Anda. Biasanya mereka memiliki parental control gratis yang bisa membatasi pengaksesan anak-anak ke situs-situs tertentu. Software-software parental control juga banyak tersedia di internet secara gratis.

7. Maksimalkan Browser Anda
Apabila ISP Anda tidak memiliki kemampuan di atas, Anda masih memiliki opsi aman dalam berinternet di browser Anda. Misalnya jika Anda memakai Internet Explorer, program Content Advisor bisa Anda jumpai di Tools > Internet Options > Content. Ia akan menyaring bahasa, seks dan kekerasan yang ada di internet.

8. Setting Mesin Pencari Anda
Search engine (mesin pencari) seperti Google menawarkan penyaringan yang bisa diklik di Preferences/SafeSearch Filtering. Saat ia diaktifkan, ia mampu memblokir situs yang memuat konten seksual.

9. Kenali Situs yang Aman untuk Usianya
Anda bisa mencari situs-situs yang cocok untuk usia anak Anda dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Sumber: Parenting

5 Keutamaan Hidup Jujur

Posted by Imam Akhmad 0 komentar

Banyak orang mengajar kebahagiaan di balik kemegahan materi. Padahal, itu semua hanyalah kesemuan belaka. Kalau ingin bahagia jujurlah. Jujur kepada Allah sebagai hamba-Nya, jangan basa-basi dan jangan setengah-setengah. Jujur sebagai suami maka selalu menjauhi dosa dan memberikan nafkah secara halal dan maksimal.




[caption id="attachment_1116" align="aligncenter" width="300" caption="5 Keutamaan Hidup Jujur"]5 Keutamaan Hidup Jujur[/caption]

Jujur sebagai istri maka selalu menjaga kehormatan diri dan harta suami dan benar-benar menjadi tempat berteduh bagi suami. Jujur sebagai pemimpin maka selalu menjunjung tinggi asa musyawarah dan bekerja keras untuk menegakkan keadilan dan memastikan kesejahtraan rakyatnya. Bila kejujuran seperti tersebut di atas terwujud, banyak hikmah yang akan dipetik.


Pertama, jujur akan mengantarkan ke surga. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan kepada kebaikan dan kebaikan akan mengantarkan ke surga … dan sungguh kebohongan akan mengatarkan kepada dosa, dan dosa akan mengantarkan kepada neraka .…” (HR Bukhari-Muslim).

Berdasarkan ini, jelas bahwa tidak mungkin kebaikan akan datang jika manusia yang berkumpul di dalamnya adalah para pembohong dan pendusta. Bila di tengah mereka menyebar kebohongan maka otomatis dosa akan semakin merajalela. Bila dosa merajalela maka jamainanya adalah neraka.

Kedua, jujur akan melahirkan ketenangan. Rasulullah SAW bersabda, “… maka sesungguhnya kejujuran adalah ketenangan dan kebohongan adalah keraguan .…” (HR Turmidzi). Orang yang selalu jujur akan selalu tenang, sebab ia selalu membawa kebenaran. Sebaliknya, para pembohong selalu membawa kebusukan dan kebusukan itu membawa kegelisahan akibat kebusukannya. Ia akan selalu dihantui dengan kebohongannya dan takut hal itu akan terbongkar. Dan, bila seorang pembohong seperti ini menjadi pemimpin maka ia tidak akan sempat mengurus rakyatnya, karena ia sibuk menyembunyikan kebusukan dalam dirinya.

Ketiga, jujur disukai semua manusia. Abu Sofyan pernah ditanya oleh Heraklius mengenai dakwah Rasulullah SAW.  Abu Sofyan menjelaskan bahwa di antara dakwahnya adalah mengajak berbuat jujur. (HR Bukhari-Muslim).

Rasulullah SAW terkenal sebagai manusia yang paling jujur. Bahkan, sebelum kedatangan Islam, beliau sudah masyhur sebagai orang yang jujur. Orang-orang kafir Makkah pun mengakui kejujuran Rasulullah SAW, sekalipun mereka tidak beriman. Bahkan, mereka memberi gelar al-Amin (orang yang tepercaya) kepada Rasulullah. Selain itu, mereka juga selalu menitipkan barang berharga kepada Rasul SAW.

Keempat, jujur akan mengantarkan pelakunya pada derajat tertinggi. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang memohon dengan jujur untuk mati syahid, (maka ketika ia wafat) ia akan tergolong syuhada sekalipun mati di atas kasurnya.” (HR Muslim).

Dan kelima, jujur akan mengantarkan pada keberkahan. Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa seorang pembeli dan pedagang yang jujur dalam melakukan transaksi perdagangannya maka ia akan diberkahi oleh Allah. Sebaliknya, jika menipu maka Allah akan mencabut keberkahan dagangannya. (HR Bukhari Muslim). Wallahu a’lam.


(Oleh: Dr Amir Faishol Fath/walibarokah.org)

Mengenal Lebih Dekat Enam Kitab Hadist Utama

Posted by Imam Akhmad 0 komentar
Mengenal Lebih Dekat Enam Kitab Hadist Utama
Mengenal Lebih Dekat Enam Kitab Hadist Utama

Imam Az-Zahabi, mengatakan, kitab hadis yang ditulis Imam Bukhari merupakan kitab yang tinggi nilainya dan paling baik, setelah Alquran.


Di antara sederet kitab hadis yang ditulis para ulama sejak abad ke-2 Hijriah, para ulama lebih banyak merujuk pada enam kitab hadis utama atau Kutub As-Sittah. Keenam kitab hadis yang banyak digunakan para ulama dan umat Islam di seantero dunia itu adalah Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Sunan at-Tirmizi, Sunan An-Nasai,  serta Sunan Ibnu Majah.



Sahih al-Bukhari


Kitab hadis ini disusun oleh Imam Bukhari. Sejatinya, nama lengkap kitab itu adalah Al-Jami Al-Musnad As-Sahih Al-Muktasar min Umur Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam wa Sunanihi.  Kitab hadis nomor satu ini terbilang unggul, karena hadis-hadis yang termuat di dalamnya bersambung sanadnya sampai kepada Rasulullah SAW.


‘’Sekalipun ada hadis yang sanadnya terputus atau tanpa sanad sekali, namun hadis itu hanya berupa pengulangan,’’ tulis Ensiklopedi Islam. Karena kualitas hadisnya yang teruji, Imam Az-Zahabi, mengatakan, kitab hadis yang ditulis Imam Bukhari merupakan kitab yang tinggi nilainya dan paling baik, setelah Alquran.


Dengan penuh ketekunan dan semangat yang sangat tinggi, Imam Bukhari menghabiskan umurnya untuk menulis Shahih Al-Bukhari. Ia sangat prihatin dengan banyaknya kitab hadis, pada zaman itu, yang mencampuradukan antara hadis sahih, hasan, dan dhaif – tanpa membedakan hadis yang diterima sebagai hujah (maqbul) dan hadis yang ditolak sebagai hujah (mardud).


Imam Bukhari makin giat mengumpulkan, menulis, dan membukukan hadis, karena pada waktu itu hadis palsu beredar makin meluas. Selama 15 tahun, Imam Bukhari berkelana dari satu negeri ke negeri lain untuk menemui para guru hadis dan meriwayatkannya dari mereka.


Dalam mencari kebenaran suatu hadis, Imam Bukhari akan menemui periwayatnya di mana pun berada, sehingga ia betul-betul yakin akan kebenarannya. Beliau pun sangat ketat dalam meriwayatkan sebuah hadis. ‘’Hadis yang diterimanya adalah hadis yang bersambung sanadnya sampai ke Rasulullah SAW.’’


Tak hanya itu. Ia juga memastikan bahwa hadis itu diriwayatkan oleh orang yang adil dan kuat ingatan serta hafalannya. Tak cukup hanya itu. Imam Bukhari juga akan selalu memastikan bahwa antara murid dan guru harus benar-benar bertemu. Contohnya, apabila  rangkaian sanadnya terdiri atas Rasulullah SAW – sahabat – tabiin –tabi at tabiin – A –B – Bukhari, maka beliau akan menemui B secara langsung dan memastikan bahwa B menerima hadis dan bertemu dengan A secara langsung.


Menurut Ibnu hajar Al-Asqalani, kitab hadis nomor wahid ini memuat sebanyak 7.397 hadis, termasuk yang ditulis ulang. Imam Bukhari menghafal sekitar  600 ribu  hadis. Ia menghafal hadis itu dari 90 ribu perawi. Hadis itu dibagi dalam bab-bab yang yang terdiri dari akidah, hukum, etika makan dan minum, akhlak, perbuatan baik dan tercela, tarik, serta sejarah hidup Nabi SAW.



Sahih Muslim


Menurut Imam Nawawi,  kitab Sahih Muslim memuat 7.275 hadis, termasuk yang ditulis ulang. Berbeda dengan Imam Bukahri, Imam Muslim hanya menghafal sekitar 300 ribu hadis atau separuh dari yang dikuasai Imam Bukhari. ‘’Jika tak ada pengulangan, maka jumlah hadis dalam kitab itu mencapai 4.000,’’ papar Ensiklopedi Islam.


Imam Muslim meyakni, semua hadis yang tercantum dalam kitab yang disusunnya itu adalah sahih, baik dari sisi sanad maupun matan. Seperti halnya Shahih Bukhari, kitab itu disusun dengan sistematika fikik dengan topiknya yang sama.


Sang Imam, tergerak untuk mengumpulkan,  menulis, dan membukukan hadis karena pada zaman itu ada upaya dari kaum zindik (kafir), para ahli kisah, dan sufi yang berupaya menipu umat dengan hadis yang mereka buat-buat sendiri. Tak heran, jika saat itu umat islam sulit untuk menilai mana hadis yang benar-benar dari Rasulullah SAW dan bukan.


Soal syarat penetapan hadis sahih, ada perbedaan antara Imam Bukhari dan Imam Muslim.  Shahih Muslim tak menerapkan syarat terlalu berat. Imam Muslim berpendapat antara murid (penerima hadis) dan guru (sumber hadis) tak harus bertemu, cukup kedua-duanya hidup pada zaman yang sama.



Sunan Abi Dawud


Kitab ini memuat 5.274 hadis, termasuk yang diulang.Sebanyak 4.800 hadis yang tercantum dalam kitab itu adalah hadis hukum. ‘’Di antara imam yang kitabnya masuk dalam Kutub as-Sittah,  Abu Dawud merupakan imam yang paling fakih,’’ papar Ensiklopedi Islam.


Karenanya, Sunan Abi Dawud  dikenal sebagai  kitah hadis hukum, para ulama hadis dan fikih mengakui bahwa seorang mujtahid cukup merujuk pada kitab hadis itu dan Alquran. Ternyata, Abu Dawud menerima hadis itu dari dua imam hadis terdahulu yakni Imam Bukhari dan Muslim. Berbeda dengan kedua kitab yang disusun kedua gurunya itu,  Sunan Abi Dawud mengandung hadis hasan dan dhaif.Kitab hadis tersebut juga banyak disyarah oleh ahli hadis sesudahnya.



Sunan At-Tirmizi


Kitab ini juga dikenal dengan nama Jami’ At-Tirmizi.  Karya Imam At-Tirmizi ini mengandung 3.959 hadis, terdiri dari yang sahih, hasan, dan dhaif. Bahkan, menurut Ibnu Qayyim al-Jaujiyah, di dalam kitab itu tercantum sebanyak 30 hadis palsu. Namun, pendapat itu dibantah oleh ahli hadis dari Mesir, Abu Syuhbah.


‘’Jika dalam kitab itu terdapat hadis palsu, pasti Imam At-Tirmizi pasti akan menjelaskannya,’’ tutur Syuhbah. Menurut dia,  At-Tirmizi selalu memberi komentar terhadap kualitas hadis yang dicantumkannya.



Sunan An-Nasa’i


Kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan Al-Mujtaba. An-Nasa’I menyusun kitab itu setelah menyeleksi hadis-hadis yang tercantum dalam kitab yang juga ditulisnya berjudul As-Sunan Al-Kubra  yang masih mencampurkan antara hadis sahih, hasan, dan dhaif. Sunan An-Nasa’I  berisi 5.671 hadis, yang menurut Imam An-Nasa’I adalah hadis-hadis sahih.


Dalam kitab ini, hadis dhaif terbilang sedikit sekali. Sehingga, sebagian ulama ada yang meyakini kitab itu  lebih baik dari Sunan Abi Dawud dan Sunan At-Tirmizi. Tak heran jika, para ulama menjadikan kitab ini rujukan setalah Sahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim.



Sunan Ibnu Majah


Kitab ini berisi 4.341 hadis. Sebanyak 3.002 hadis di antaranya terdapat dalam Al-Kutan Al-Khasah  dan 1.339 hadis lainnya adalah hadis yang diriwaytkan Ibnu Majah. Awalnya, para ulama tak memasukan kitab hadis ini kedalam jajaran Kutub As-Sittah, karena di dalamnya masih bercampur antara hadis sahih, hasan dan dhaif. Ahli hadis pertama yang memasukan kitab ini ke dalam jajaran enam hadis utama adalah Al-Hafiz Abu Al-fadal Muhammad bin Tahir Al-Maqdisi (wafat 507 Hijiriah).


(Oleh Heri Ruslan/walibarokah.org)

LDII Hadiri Munas Hisab Rukyat Penentuan Awal Bulan Qomariyah

Posted by Imam Akhmad 0 komentar

Memenuhi undangan dari Kepala Badan Litbang Kemenag RI, DPP LDII menghadiri Musyawarah Nasional Hisab Rukyat (Penentuan awal bulan Qomariyah).  Munas ini dihadiri oleh Pakar, Instansi Pemerintah dan Ormas Islam serta kalangan pesantren di Indonesia.




[caption id="attachment_1104" align="aligncenter" width="486" caption="LDII Hadiri Munas Hisab Rukyat"]LDII Hadiri Munas Hisab Rukyat[/caption]

Acara yang dilaksanakan pada Rabu 25 April tersebut dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Drs. H. Suryadharma Ali, dengan pengantar dari Kabalitbang dan Diklat Kemenag, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA yang juga telah dilantik menjadi Dirjen Bimas Islam Kemenag RI.


Dalam acara ini, DPP LDII mengutus KH. Aceng Karimullah, Ketua Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah (PAD) DPP LDII.  Hadir bersama Kyai Aceng antara lain utusan dari MUI, PBNU, PP Muhammadiyah, Presidium ICMI Pusat, FPI, PP Persis dan PB Al Irsyad serta 23 perwakilan dari Ormas dan Pondok Pesantren yang diundang.


Materi munas antara lain membahas Penentuan Awal Ramadhan dan Syawal dalam Perspektif Hisab Rukyat yang menampilkan pembicara dari Laboratorium Boscha ITB, Planetarium Jakarta, PBNU dan PP Muhammadiyah.  Selain itu juga dibahas mengenai Solusi Penentuan Awal Ramadhan dan Syawal dalam perspektif Sosial dengan pembicara antara lain KH. Ma'ruf Amin dari MUI Pusat. (rb)



sumber: ldii.or.id